Jumat, 05 Juni 2020

Someday

Diposting oleh Nia Utami di 07.11 0 komentar
Entah sudah beberapa kali yang ku tuliskan hanya sebatas tentang perasaan dan kesendirian.
Semua masih sama, tak ada yang berubah, yang ada dunia terasa begitu tidak adil pada hari ini.
Aku kehilangan banyak hal, wajahku yang halus, tangan yang sempurna, begitu pula ingatan ku yang bagus.
Semua hal seakan berbalik dari keadaan normal nya, aku lelah.
Suatu hari, saat aku membaca semua tulisan ini, mungkin aku akan tertawa, diatas hidup yang penuh keluhan pada masanya, sampai bertemu.

Jumat, 22 Mei 2020

Alone

Diposting oleh Nia Utami di 20.00 0 komentar
Suatu ketika di sudut ruangan, aku lelah dengan apa yang terjadi dan lelah menerka kelanjutan kisah ku nanti.
Aku begitu hancur, sampai mengubur harapan untuk siapapun.
Mereka terus berdatangan, tanpa ada ketulusan.
Bisakah semua diatur sesuai apa yg membuat hati ku menjadi membaik?
Aku hanya ingin seseorang dengan kejelasan, bukan dengan mereka yang berniat sementara.
Semua profil social media tampak kosong, begitu lah hati ku sekarang.
Tidak ada yang mengisi, dan tidak ada yang perlu menjadi pengisi.

Minggu, 26 April 2020

One Direction

Diposting oleh Nia Utami di 06.57 0 komentar
I'm broken, do you hear me?
I'm blinded, 'cause you are everything I see
I'm dancing, alone.
I'm praying
That your heart will just turn around..

Kamis, 23 April 2020

Happiness & Sadness

Diposting oleh Nia Utami di 06.16 0 komentar
Bahagia, kesedihan, semua datang seolah berdampingan.
Kita terus berdo'a agar orang tercinta tetap di lindungi yang maha kuasa.
Lalu malam ini, sudahkah kita menemukan kebahagiaan untuk diri sendiri?
Aku menatap foto yang ku ambil tanpa sengaja, raut wajah yg kusukai masih tersimpan rapi, dan masih membuat bahagia.
Teringat percakapan kami, yg mungkin sudah ia lupakan, namun tak sedikitpun hilang dalam ingatan.
Tanah, rumah, penghasilan, perdebatan, poligami, dan kehidupan.
Teringat lagi akan pesan kemarin, seolah menjadi hadiah ulang tahun paling menyesakkan.
Tak apa, ini lah yang kita sebut bahagia dan kesedihan yg berdampingan.
Jika yang bisa di lakukan hanya bersyukur karna pernah merasakan kebahagiaan, lalu untuk apa kita mengeluh karna sudah berjauhan?
Terkadang, bukan tentang jarak yang membuat kita merasa jauh, tapi jarak dekat yg dianggap hanya sebatas teman.

Selasa, 21 April 2020

Language

Diposting oleh Nia Utami di 20.16 0 komentar
Bahasa, sesekali aku terfikir bagaimana penyampaian yang benar dari segi bahasa.
Mungkin orang mengaitkannya dengan hal yang tidak menyakiti perasaan orang lain bila di utarakan.
Tapi sebenarnya bukan itu saja, ada sebuah pesan yang harus disampaikan, dan harus kita pahami, jika ingin bahasa itu digunakan sesuai fungsi nya.
Terkadang melalui lisan seseorang, baik itu langsung mau pun kicauan social media nya, kita mendapat gambaran, manusia seperti apa mereka.
Dan jarang sekali meleset.
Kita terdidik, namun tidak menjamin ucapan kita baik.
Kita tidak terdidik, namun bukan berarti semua ucapan kita salah.
Kita harus berjalan lebih jauh, bertemu lebih banyak orang, serta belajar lebih banyak, agar lebih memahami bahasa dan kehidupan yang sebenarnya.
Agar tidak semena-mena dan menyakiti banyak orang hanya lewat penyampaian bahasa anda.

Minggu, 19 April 2020

Go Away

Diposting oleh Nia Utami di 08.17 0 komentar
Pergilah, tidak ada yang menginginkanmu disini.
Kau terlalu memaksakan diri.
Berfikirlah dengan jernih, bukan kah fikiranmu sakit?
Jika doa mu belum terjawab, mungkin kau harus berdoa lagi.
Kadang kita harus berjarak, agar ada yang menghargai waktu saat kita dekat.
Tetaplah berdiri disini, tanpa harus mengejar.
Cukup dia saja yang berlari, karna kau tak harus lagi menghampiri.
.
April, 19th.

Kamis, 09 April 2020

April

Diposting oleh Nia Utami di 18.03 0 komentar
Jika pamit tidak memberikan rasa kehilangan, lebih baik kita pergi tanpa berkata-kata.
Tulisan ini untukmu, begitu pula yang sebelumnya.
Bagaimana? Kau ingin berkata aku berlebihan?
Atau ingin memberi sticker lucu agar aku tertawa? 
Tidak perlu, kau hanya perlu diam dan membaca ini dengan baik.
Tidak ada yg salah dengan jatuh cinta, begitu pula aku.
Jatuh cinta padamu, mencoba menyisipkan kehadiran di sela kesibukanmu, mencoba berbagi peran, namun kau terlalu jauh untuk ku raih.
Kau ingat telefon yg berdering untuk ku di tengah malam? Aku bahagia walau langsung kau matikan.
Tiba-tiba kau berkata tentang mantan, aku merespon dengan senyuman, namun aku ikut terbakar di saat malam.
Pernahkah kau terfikir, dalam waktu yg singkat itu, aku berusaha agar keberadaanku menjadi berarti untukmu?
Oh tentu tidak, yang kau fikirkan hanya kehidupanmu, keluhanmu, bagaimana pencapaianmu dan apa ingin kau raih.
Kau tau semua maksudku mengarah kepadamu, tapi kau sengaja tertawa agar aku tetap menangis.
Bagimu aku hanyalah teman, pengisi kontak whatsapp sama saperti mereka diluar sana
Lalu, untuk apa aku berdiri di hadapanmu seolah menunggu sesuatu yang berujung sakit?
.
April, 14th.
 

최혜인 Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review