I'm broken, do you hear me?
I'm blinded, 'cause you are everything I see
I'm dancing, alone.
I'm praying
That your heart will just turn around..
Blogroll
About
Nia Utami
Minggu, 26 April 2020
Kamis, 23 April 2020
Happiness & Sadness
Bahagia, kesedihan, semua datang seolah berdampingan.
Kita terus berdo'a agar orang tercinta tetap di lindungi yang maha kuasa.
Lalu malam ini, sudahkah kita menemukan kebahagiaan untuk diri sendiri?
Aku menatap foto yang ku ambil tanpa sengaja, raut wajah yg kusukai masih tersimpan rapi, dan masih membuat bahagia.
Teringat percakapan kami, yg mungkin sudah ia lupakan, namun tak sedikitpun hilang dalam ingatan.
Tanah, rumah, penghasilan, perdebatan, poligami, dan kehidupan.
Teringat lagi akan pesan kemarin, seolah menjadi hadiah ulang tahun paling menyesakkan.
Tak apa, ini lah yang kita sebut bahagia dan kesedihan yg berdampingan.
Jika yang bisa di lakukan hanya bersyukur karna pernah merasakan kebahagiaan, lalu untuk apa kita mengeluh karna sudah berjauhan?
Terkadang, bukan tentang jarak yang membuat kita merasa jauh, tapi jarak dekat yg dianggap hanya sebatas teman.
Kita terus berdo'a agar orang tercinta tetap di lindungi yang maha kuasa.
Lalu malam ini, sudahkah kita menemukan kebahagiaan untuk diri sendiri?
Aku menatap foto yang ku ambil tanpa sengaja, raut wajah yg kusukai masih tersimpan rapi, dan masih membuat bahagia.
Teringat percakapan kami, yg mungkin sudah ia lupakan, namun tak sedikitpun hilang dalam ingatan.
Tanah, rumah, penghasilan, perdebatan, poligami, dan kehidupan.
Teringat lagi akan pesan kemarin, seolah menjadi hadiah ulang tahun paling menyesakkan.
Tak apa, ini lah yang kita sebut bahagia dan kesedihan yg berdampingan.
Jika yang bisa di lakukan hanya bersyukur karna pernah merasakan kebahagiaan, lalu untuk apa kita mengeluh karna sudah berjauhan?
Terkadang, bukan tentang jarak yang membuat kita merasa jauh, tapi jarak dekat yg dianggap hanya sebatas teman.
Selasa, 21 April 2020
Language
Bahasa, sesekali aku terfikir bagaimana penyampaian yang benar dari segi bahasa.
Mungkin orang mengaitkannya dengan hal yang tidak menyakiti perasaan orang lain bila di utarakan.
Tapi sebenarnya bukan itu saja, ada sebuah pesan yang harus disampaikan, dan harus kita pahami, jika ingin bahasa itu digunakan sesuai fungsi nya.
Terkadang melalui lisan seseorang, baik itu langsung mau pun kicauan social media nya, kita mendapat gambaran, manusia seperti apa mereka.
Dan jarang sekali meleset.
Kita terdidik, namun tidak menjamin ucapan kita baik.
Kita tidak terdidik, namun bukan berarti semua ucapan kita salah.
Kita harus berjalan lebih jauh, bertemu lebih banyak orang, serta belajar lebih banyak, agar lebih memahami bahasa dan kehidupan yang sebenarnya.
Agar tidak semena-mena dan menyakiti banyak orang hanya lewat penyampaian bahasa anda.
Mungkin orang mengaitkannya dengan hal yang tidak menyakiti perasaan orang lain bila di utarakan.
Tapi sebenarnya bukan itu saja, ada sebuah pesan yang harus disampaikan, dan harus kita pahami, jika ingin bahasa itu digunakan sesuai fungsi nya.
Terkadang melalui lisan seseorang, baik itu langsung mau pun kicauan social media nya, kita mendapat gambaran, manusia seperti apa mereka.
Dan jarang sekali meleset.
Kita terdidik, namun tidak menjamin ucapan kita baik.
Kita tidak terdidik, namun bukan berarti semua ucapan kita salah.
Kita harus berjalan lebih jauh, bertemu lebih banyak orang, serta belajar lebih banyak, agar lebih memahami bahasa dan kehidupan yang sebenarnya.
Agar tidak semena-mena dan menyakiti banyak orang hanya lewat penyampaian bahasa anda.
Minggu, 19 April 2020
Go Away
Pergilah, tidak ada yang menginginkanmu disini.
Kau terlalu memaksakan diri.
Berfikirlah dengan jernih, bukan kah fikiranmu sakit?
Jika doa mu belum terjawab, mungkin kau harus berdoa lagi.
Kadang kita harus berjarak, agar ada yang menghargai waktu saat kita dekat.
Tetaplah berdiri disini, tanpa harus mengejar.
Cukup dia saja yang berlari, karna kau tak harus lagi menghampiri.
.
April, 19th.
April, 19th.
Kamis, 09 April 2020
April
Jika pamit tidak memberikan rasa kehilangan, lebih baik kita pergi tanpa berkata-kata.
Tulisan ini untukmu, begitu pula yang sebelumnya.
Bagaimana? Kau ingin berkata aku berlebihan?
Atau ingin memberi sticker lucu agar aku tertawa?
Tidak perlu, kau hanya perlu diam dan membaca ini dengan baik.
Tidak ada yg salah dengan jatuh cinta, begitu pula aku.
Jatuh cinta padamu, mencoba menyisipkan kehadiran di sela kesibukanmu, mencoba berbagi peran, namun kau terlalu jauh untuk ku raih.
Kau ingat telefon yg berdering untuk ku di tengah malam? Aku bahagia walau langsung kau matikan.
Tiba-tiba kau berkata tentang mantan, aku merespon dengan senyuman, namun aku ikut terbakar di saat malam.
Pernahkah kau terfikir, dalam waktu yg singkat itu, aku berusaha agar keberadaanku menjadi berarti untukmu?
Oh tentu tidak, yang kau fikirkan hanya kehidupanmu, keluhanmu, bagaimana pencapaianmu dan apa ingin kau raih.
Kau tau semua maksudku mengarah kepadamu, tapi kau sengaja tertawa agar aku tetap menangis.
Bagimu aku hanyalah teman, pengisi kontak whatsapp sama saperti mereka diluar sana
Lalu, untuk apa aku berdiri di hadapanmu seolah menunggu sesuatu yang berujung sakit?
.
April, 14th.
.
April, 14th.
Minggu, 05 April 2020
One Sided Love
Do you know how to explain about One sided love?
"I'm just waiting for the train at the Airport."
"I'm just waiting for the train at the Airport."
SN
Aku mengetik ini tepat pada waktu tengah malam, ditemani lagu garis terdepan.
Ini adalah malam minggu, setidaknya tadi aku melihatmu, senyumanmu, dan aku berjanji ini terakhir kalinya aku menunjukan perasaanku padamu.
Aku bercerita tentang masa lalu, namun jawabanmu mengecewakan, andai aku bisa meninggikan suara, mungkin akan ku katakan "Aku menyayangimu, aku tidak ingin berbalik ke masa lalu, karna orang yg ku tunggu adalah dirimu"
Tapi, aku tak punya keberanian sebanyak itu.
Malam ini sudah kau tunjukan jelas bahwa kita ini berbatas.
Aku paham, penolakan secara halus, menjaga agar tetap berteman, dan hanya aku yg menuntut sesuatu yg lebih dari itu.
Entah kapan semua itu dimulai, yg ku tau, aku bahagia walau hanya sekedar memandangmu.
Mata mu mengecil, senyum mu melebar, dan aku tertawa diatas gurauan mu.
Aku bahagia membaca pesan yang berisi keluhan, pekerjaan, sticker lucu, atau apapun tentang hidupmu, walau kau tak bertanya bagaimana kehidupanku.
Ini masih terlalu awal untuk dihentikan, namun aku sudah lelah karna melewati garis tanpa mendapat aba-aba untuk maju.
Jangan lupa bahagia.
Jika untuk bersamamu hanya menjadi bagian dari mimpi indah ku kala itu, maka aku sudah cukup.
April, 4th 2020.
Langganan:
Postingan (Atom)
