Singkat cerita, ia berdebat dengan seseorang diluar sana, tentang berpindah dari masa lalu.
Benar, mereka menyebutnya "Move on"
Masih teringat jelas alasan nyata mengapa ia harus move on, walau terkadang semua tidak adil baginya.
Pengalaman itu cukup membekas, kepercayaan memang tidak seharusnya diberikan pada manusia diluar sana.
Ia ingat, betapa hati itu harus di tata agar sembuh dari luka.
Ia juga ingat, hari dimana ia belum bisa melupakan seseorang yg pernah dihatinya
Waktu beranjak, tak menunggu siapapun.
Hati itu kini membaik, ia berdamai dengan dirinya sendiri, meski rasa benci itu tetap hidup, ia sadar bahwa setiap kepergian adalah awal pergantian baik.
Blogroll
About
Nia Utami
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar