Terik matahari tampak nya tak begitu ia hiraukan.
Pipi nya basah, tangisan itu juga pecah, ia bersembunyi dibawah penutup kepala.
Ujian dari Tuhan nya tampak bertambah, ia ingin sekali melempar semua itu.
Teriakan nya tampak kurang keras, tak seorang pun menaruh perhatian kala itu.
Entah apalagi yang harus menguras kesabarannya kali ni, ia bahkan tak ingin mencari tau.
Blogroll
About
Nia Utami
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar